Membeli rumah KPR sudah menjadi solusi jitu bagi setiap orang ketika hendak membeli rumah namun tidak memiliki uang yang cukup. Membeli rumah secara KPR  kredit, sangat membantu orang yang belum memiliki uang yang cukup namun membutuhkan sebuah hunian. Rumah KPR seakan menjadi solusi jitu, karena sistem pembayaranya yang bisa di angsur. Dengan demikian orang bisa membeli rumah tanpa harus menunggu waktu yang cukup lama sampai uang nya terkumpul. Namun perlu diperhatikan pemebelian secara KPR memiliki syarat-prasyarat yang di ajukan oleh pihak Bank. Banyak terjadi konsumen yang ditolak oleh pihak Bank karena alasan tertentu yang membuat pihak Bank tidak bisa menerima pengajuan KPR sesorang. Berikut 4 tips jitu membeli langsung lolos KPR:

Tips Membeli Rumah KPR

  • Pastikan Riwayat Kredit Dalam Keadaan Yang Baik

Sebelum mengajukan KPR kita harus memastikan riwayat kredit yang pernah kita lakukan harus dalam keadaan baik, dengan keadaan yang tidak baik sulit untuk kita mengajukan KPR, dikarenakan pihak Bank menilai kita berpotensi melakukan pelanggaran dalam pembayaran KPR. Tentu hal ini harus diperhatikan, Karena dengan riwayat kredit yang baik akan semakin meyakinkan pihak Bank untuk menyetujui pengjuan kita.

  • Sempurnakan Dokumen Persyaratan

Setelah kita memastikan riwayat kredit kita dalam kondisi yang baik, tahap selanjutnya adalah menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam tahap pengajuan KPR. Tentu dengan dokumen yang lengkap dapat memudahkan dan bahkan mempercepat proses KPR kita.

  • Bersihkan Laporan BI Checking

Setelah dokumen kita yang diperlukan sudah sempurna, maka kita harus membersihkan Laporan BI Checking kita. Karena pada tahap ini pihak Bank akan memeriksa dengan ketat laporan BI Checking kita baik atau tidak. Maka dari itu jika merasa masih memiliki tunggakan, segera diselesaikan. Karena dengan ini Bank akan mudah percaya dan mengabulkan pengajuan KPR kita.

  • Membayarkan DP Rumah

Setelah semua siap, langkah terakhir adalah membayarkan DP yang kita ajukan, hal ini berpengaruh pada total pembayaran yang harus kita bayarkan setiap bulannya. Besar atau kecilnya DP yang dibayarkan, itu tergantung kita. Namun semakin besar DP maka semakin kecil biaya perbulan yang harus kita bayarakan dan semakin kecil juga tenornya.