Penyebaran virus infeksi Corona atau Covid-19 di Indonesia sudah semakin banyak menarik perhatian banyak orang termasuk pemerintah. Penyebarannya yang begitu cepat membuat kondisi di berbagai bidang menjadi terhambat. Untuk memutus penyebaran yang bisa menimbulkan masalah lebih besar, pemerintah melalui Presiden Joko Widodo meminta masryakat dapat menerapkan kerja, sekolah, maupun ibadah di rumah (Sumber: liputan6.com) dengan slogan “Di Rumah Aja”. Akhir-akhir ini banyak dari kalangan pejabat dan artis yang mensosialisasikan untuk tetap “Di Rumah Aja” untuk memutus penyebaran virus corona.

Aktivitas Yang Mengharuskan “Di Rumah Aja”

  • Pendidikan

Sektor pendidikan merupakan sektor yang pertama ditetapkan pemerintah untuk dilakukan di rumah tanpa harus ke sekolah untuk kegiatan belajar mengajar. Sudah 2 minggu setelah pemerintah memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah, sebagai penggantinya kegiatan belajar bisa tetap dilakukan di rumah. Hal ini didukung dengan pihak layanan provider yang memberikan konpensasi paket internet gratis untuk mengakses beberapa aplikasi belajar yang sudah ada. Tidak hanya kegiatan belajar, pemerintah juga memutuskan untuk menghapus Ujian Nasional yang di rencakan pada akhir maret ini.

  • Pekerjaan

Tidak Jauh dari sektor pendidikan, sektor pekerjaan pun berangsur mulai diberlakukannya kerja di rumah tanpa harus ke kantor. Sudah banyak bidang pekerjaan yang memberlakukan kerja di rumah atau mengurangi jam oprasional kerja setiap karyawannya. Bahkan beberapa bank nasional memutuskan untuk menutup kantornya untuk beberapa hari kedepan sampai keadaan membaik. Tidak hanya kantor perbankan yang sudah ditutup aktivitasnya, kantor layanan pemerintahan seperti kelurahan dan kecamatan sudah mengurangi jam kantornya. Hal ini dilakukan sesuai dengan perintah dari pemerintah pusat untuk melakukan aktivitas di rumah aja tanpa harus keluar.

  • Parawisata

Meskipun kegiatan belajar dan pekerjaan di liburkan sementara, namun masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan kunjungan ke beberapa tempat wisata dan pusat keramaian. Bahkan untuk mengantisipasi masyarakat yang nekat untuk pergi berlibur, pemerintah memerintahkan kepada pihak pengelola tempat wisata untuk menutup semua tempat wisata dan akan memberikan sanksi baik pengelola maupun masyarakat yang nekat. Sebagai penggantinya masyarakat dapat menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah aja.

Nah itu dia beberapa aktivitas yang diharuskan untuk dikerjakan dirumah aja sesuai perintah dari pemerintah pusat untuk mencegah penyebaran virus corona yang lebih parah.