Investasi properti di Jakarta masih memiliki nilai perkembangan yang tinggi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa investasi properti mengalami kenaikan setiap tahunnya. Faktor yang sangat mempengaruhi kenaikan nilai investasi suatu properti yakni lokasi. Tidak semua lokasi memiliki nilai investasi yang tinggi, hal ini bisa ditentukan dari besarnya aktivitas disuatu lokasi tertentu. Ibu Kota merupakan salah satu contoh lokasi yang memiliki nilai investasi yang tinggi.

Nilai Investasi Properti Di Jakarta Masih Tinggi

Ada banyak faktor yang membuat nilai investasi di Jakarta masih tinggi, namun kali ini kita akan membahas 3 faktor utamanya, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Jakarta Sebagai Ibu Kota

Selama ini kita semua tau Jakarta merupakan kota dengan pertumbuhan investasi yang tinggi baik dari sektor properti atau lainnya dari pada kota lain yang ada di Indonesia. Hal ini bisa dinilai wajar karena saat ini Jakarta masih menyandang status Ibu Kota. Dengan masih status Jakarta sebagai Ibu Kota membuat pergerakan nilai investasi properti di Jakarta masih tinggi. Ada beberapa jenis properti yang bisa kita pilih di Jakarta seperti perumahan atau apartemen.

Baca Juga: Mengapa Perumahan di Jakarta Masih Jadi Pilihan Utama

  • Jakarta Sebagai Pusat Bisnis

Meski 2024 mendatang Ibu Kota resmi akan berpindah ke Kalimantan Timur namun hal ini tidak memberikan dampak yang terlalu besar terhadap perkembangan nilai investasi properti di kota ini. Namun pusat bisnis akan tetap terpusat di Jakarta. Dengan tetap terpusatnya kegiatan bisnis di Jakarta membuat aktivitas di kota ini tetap padat. Maka kenaikan nilai investasi properti pun akan tetap berkembang dengan baik.

  • Sektor Wisata Yang Sedang Di Kembangkan

Seperti yang kita ketahui Jakarta memiliki potensi wisata baik dari lokal maupun asing. Hal ini tidak lepas atas keberhasilan Jakara sebagai tuan rumah event olahraga Asian Games pada 2018 silam. Tidak hanya itu Pemprov DKI-pun akan menyelenggarakan event dunia lainya yaitu ajang balap mobil Formula E yang resmi akan diselenggarakan pada 2021 mendatang. Dengan ini kegiatan ekonomi akan semakin meningkat. Bahkan menurut Sandiaga Uno, dampak ekonomi dari perhelatan internasional terhadap pemasukan Jakarta maupun nasional bisa mencapai Rp 2,5 triliun. (Sumber: finace.detik.com)

Nah itu dia beberapa pembahasan mengenai nilai investasi properti di Jakarta yang masih tinggi. Semoga informasi ini dapat membantu para pembaca.